Elon Musk telah menyatukan dua perusahaan terbesarnya xAI dan SpaceX, tepatnya pada awal Februari 2026 lalu. Perusahaan kecerdasan buatan xAI itu kini resmi berganti baju menjadi SpaceXAI. Langkah ini diresmikan lewat peluncuran logo baru SpaceXAI dan pergantian username di platform X (menjadi @SpaceXAI, lengkap dengan video animasi transisi yang memperlihatkan peleburan kedua perusahaan.
We are now @SpaceXAI. pic.twitter.com/ema66xDWC9
— SpaceXAI (@SpaceXAI) July 6, 2026
Sekilas Mirip Logo Reebok

Secara desain, logo baru SpaceXAI mengawinkan dua identitas menjadi satu. Benar-benar secara literal seperti penggabungan namanya, lengkungan futuristik ( the swoop ) yang ikonik dari SpaceX digabungkan huruf bawaan dari logo xAI.
Supaya nampak jelas, ini perbedaan logo SpaceX dan SpaceXAI.

Dalam ulasan CreativeBloq disebut, penggabungan dua identitas visual ini malah secara sekilas terkesan seperti brand apparel olahraga era 90-an, dan banyak yang menyatakan mirip dengan Reebok.
Apa yang Terjadi dalam Rebranding Ini?
SpaceX baru saja mencetak rekor IPO terbesar sepanjang masa dengan raupan dana USD 75 miliar, mendorong valuasi perusahaan menembus USD 1,77 triliun. Dan ternyata, uang itu tidak hanya dipakai untuk menerbangkan roket. Dokumen IPO mengungkap SpaceX siap membakar USD 12,7 miliar pada 2025 khusus untuk sektor AI, tiga kali lipat lebih besar dari anggaran luar angkasa mereka.
SpaceX juga berencana menargetkan peluncuran satelit komputasi AI (pusat data di luar angkasa) paling lambat tahun 2028. Ambisi ini didukung oleh kontrak infrastruktur fantastis. Sejauh ini ada dua perusahaan raksasa menyewa data center Colossus milik xAI, yakni Anthropic (perusahaan pemilik Claude AI) yang membayar 1,25 miliar dolar per bulan dan Google 920 juta dolar per bulan.



