Selama delapan musim berjuang di luar kasta tertinggi liga Spanyol, RC Deportivo akhirnya kembali ke La Liga di musim 2026-27. Pada momen bersejarah sekaligus ulang tahun klub yang ke-120 ini, Deportivo memperkenalkan nama baru klub.
Klub sepak bola asal Spanyol tersebut bekerja sama dengan studio desain grafis Bureau Borsche, yang telah sukses mengeksekusi rebranding klub Inter Milan dan Venezia FC.
Nama Baru Klub
Mengusung slogan “nueva identidad, mismo sentimiento” (identitas baru, perasaan yang sama), nama Real Club Deportivo de La Coruña resmi berubah menjadi Real Club Deportivo de A Coruña. Nama baru ini bukan semata kebijakan sepihak manajemen, melainkan telah melalui hasil pemungutan suara, di mana “A Coruña” dipilih oleh 79,41% anggota (socios), para pendukung yang memiliki saham klub.
La Coruña adalah ejaan nama kota tersebut dalam bahasa Spanyol (kastilia), sedangkan A Coruña adalah nama dalam ejaan resmi bahasa Galisia (galego), wilayah di tepi barat laut. Nama kota “A Coruña” dipakai sejak tahun 1983 dan diakui secara resmi pemerintah sejak 1998.
Nama baru klub ini menyelaraskan dengan nama dalam bahasa kota asal, sekaligus menghormati ikatan budaya dan identitas antara klub dan kota.
Perubahan pada Logo Deportivo
Logo baru Deportivo tidak berubah drastis, tapi tetap pada bentuk dan siluet khas yang telah bertahan sejak 1912. Bendera Galisia dan sabuk putih yang melingkari panji salib ungu Sala Calvet (asal mula klub) tetap dipertahankan.
Namun, Bureau Borsche melakukan penyesuaian bentuk hampir di semua elemen logo ini.

- Teks “Real Club Deportivo” dan “A Coruña” diposisikan tepat di tengah-tengah sumbu vertikal (centered) di dalam sabuk.
- Bentuk sabuk atau selempang dibuat menjadi lebih minimalis, mengurangi jumlah semula tiga lubang menjadi dua.
- Bendera Galisia dibuat dengan detail warna biru langit berukuran lebih besar.
- Font pada teks nama klub juga diubah dengan sedikit sentuhan serif (kait), setelah sebelumnya berbentuk sans (tanpa kait).
- Bentuk salib juga diubah, kini juga memiliki serif di ujungnya.
- Bentuk mahkota emas kerajaan (royal crown) diredesain lebih minimalis dengan warna merah dan emas, menjadi lebih mudah dilihat mata dalam skala kecil.
- Garis tepi (outline) berwarna emas pada panji dikurangi, menyisakan bagian luar panji saja.
Palet Warna dan Font Khusus
Selain logo, Deportivo juga memperkenalkan sistem merek visual baru, termasuk warna dan tipografi khusus.
Warna-warna logo ditetapkan hex code khusus untuk standardisasi implementasi digital. Warna khas klub kini resmi diberi nama Dorado Dépor untuk warna emas dan Azul Dépor untuk warna birunya. Selain itu, warna sekunder seperti ungu, merah, dan biru langit khas bendera Galisia juga ditetapkan.





Klub merilis dua rupa huruf (font) khusus dalam mendukung identitas barunya, dinamai RCD Faro dan RCD Proa.
RCD Faro terinspirasi dari alfabet pertengahan abad ke-20 ciptaan Laboratorio de Formas de Sargadelos, proyek budaya pelestarian memori dan identitas visual Galisia di masa pemerintahan Franco.
Sedangkan RCD Proa memiliki karakter lebih geometris dan mengotak (squared), terinspirasi dari dari tekstur garis-garis vertikal tradisional pada jersey biru-putih khas klub.
Identitas visual baru ini akan menemani Super Dépor menyambut kembalinya harapan masa kejayaan di kasta liga tertinggi Spanyol mulai musim 2026-2027 mendatang, yang akan digelar mulai pertengahan Agustus 2026.
Sumber: Instagram: RC Deportivo, Bureau Borsche








