Akhirnya, kepastian tanggal rilis game yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Informasi dari Rockstar Games game ini bakal hadir tanggal 19 November 2026 di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Game ini akan bisa dipesan melalui pre-order per 25 Juni 2026.
TL;DR: Ringkasan
- GTA VI dipastikan meluncur pada 19 November 2026, dan kamu udah bisa ikutan pre-order mulai tanggal 25 Juni nanti.
- Sejak pertama kali rilis di tahun 1997 dengan grafis 2D, franchise ini udah nelorin total 16 game, termasuk berbagai seri spin-off yang ikonik.
- Artikel ini merangkum timeline lengkap sejarah rilis dan evolusi visual game GTA dari masa ke masa buat ajang nostalgia.
Visual terbarunya bener-bener nampak menjanjikan jika dilihat dari trailer terbarunya. Rockstar Games ngajak kita balik lagi ke Vice City, kota fiktif yang nuansanya kerasa seperti Miami. Kalau diperhatiin, logo baru GTA VI ini tampil lebih ekspresif dengan balutan warna sore hari dikombinasikan warna pink, ungu, dan neon retro.
Lewat trailer-nya juga, kita dikenalin sama Lucia Caminos, protagonis perempuan pertama di seri ini yang bakal beraksi bareng pacarnya, Jason Duval. Seperti kisah duo kriminal ikonik era 1930-an, Bonnie dan Clyde.


Lini Masa Lengkap Rilis GTA (1977-2026)
Untuk mengingat seberapa panjang dan konsistensi perjalanan seri GTA sejak era PS1 sampai sekarang, cek lini masa berikut:
Grand Theft Auto (1997)

Seri ini menjadi pionir yang kesuksesan game yang jadi franchise besar ini. Game ini rilis pertama kali pada tahun 1997. Gameplay yang ditawarkan unik karena pemain tidak saklek mengikuti alur cerita, tapi diberikan kebebasan untuk menjelajahi kota dan menjalankan berbagai misi dari dunia bawah tanah.
Visualnya masih mengandalkan format dua dimensi (2D) dengan sudut pandang kamera dari atas (bird-view). Meski terkesan sederhana, mekanik permainan aksi kejar-kejaran dengan penegak hukum pada masa itu sudah berhasil memikat perhatian para gamer.
Grand Theft Auto: London 1969 (1999)

Setelah disambut positif para gamer, Rockstar merilis paket ekspansi misi yang membawa pemain menyeberang ke London era akhir 60-an. Latar tempat ini memberikan penyegaran visual yang cukup signifikan dari seri aslinya.
Suasana jalanan Eropa dibangun dengan sangat baik. Kehadiran mobil-mobil klasik setir kanan dan pilihan musik latar yang otentik sukses membangun nuansa kultural yang berbeda dari tema Amerika di seri sebelumnya.
Grand Theft Auto: London 1961 (1999)

Masih di tahun yang sama, Rockstar kembali merilis ekspansi tambahan yang berfungsi sebagai prekuel dari London 1969, diberi nama GTA London 1961. Rilisan ini dihadirkan secara eksklusif bagi para pengguna PC.
Tingkat kesulitan dalam seri ini terasa lebih menantang. Ritme misinya lebih cepat, memberikan pengalaman bermain yang lebih intens bagi mereka yang mencari level aksi ekstra.
Grand Theft Auto 2 (1999)

Setelah berpetualang di daratan Eropa, sekuel penuh pertama akhirnya diluncurkan. Mengambil latar di sebuah wilayah fiktif bernama Anywhere City, seri ini mulai memperkenalkan sistem faksi dan sindikat yang lebih terstruktur.
Gameplay-nya masih mempertahankan format visual 2D. Namun, Rockstar kualitas grafisnya jadi lebih halus dengan efek pencahayaan dinamis yang membuat kota terasa lebih hidup.
Grand Theft Auto III (2001)

Tahun 2001 menjadi titik penting industri game ini. GTA secara resmi meninggalkan format 2D dan memperkenalkan gameplay dunia yang terbuka atau open-world dalam format tiga dimensi (3D) yang sangat revolusioner di masanya.
Pemain kini bisa merasakan kerasnya jalanan Liberty City secara nyata melalui sudut pandang orang ketiga (third-person). Inilah awal kesuksesan nyata GTA di mata para gamer dari sisi visual dan gameplay, mengukuhkan posisi GTA sebagai game yang fenomenal.
Grand Theft Auto: Vice City (2002)

Jika Liberty City di GTA 3 terkesan gelap dan suram, seri gta berikutnya berubah drastis. Pemain diajak ke Vice City, sebuah kota yang mengambil inspirasi kuat dari gemerlap Miami di era 80-an.
Gaya visualnya sangat ekspresif dengan dominasi warna neon, busana khas pesisir, dan alunan musik disko. Karakter utamanya, Tommy Vercetti, juga berhasil jadi protagonis yang kuat di seri ini.
Grand Theft Auto: San Andreas (2004)
Rockstar menghadirkan peta berskala lebih besar terdiri dari 3 kota: Los Santos, San Fierro, dan Las Venturas. Sebagaimana namanya yang mirip, ketiganya memang terinspirasi dari Los Angeles, California; San Francisco, California; dan Las Vegas, Nevada.

Petualangan karakter utama CJ (Carl Johnson) melintasi tiga kota besar memberikan makna baru pada kebebasan eksplorasi di dalam sebuah video game.
Isi permainannya berkembang sangat pesat dibanding sebelumnya. Mulai dari modifikasi kendaraan, kustomisasi fisik karakter, hingga konflik perebutan wilayah, seri ini sukses mendominasi era PlayStation 2.
Grand Theft Auto: Advance (2004)

Bersamaan dengan meledaknya popularitas San Andreas, sebuah proyek spin-off disiapkan khusus untuk Game Boy Advance. Game ini mulai menjangkau pengguna konsol genggam yang kian masif.
Bedanya, di game ini format visual permainan kembali mengadopsi gambar 2D. Namun, mekanik inti GTA tetap dipertahankan untuk memberikan pengalaman bermain portabel yang solid.
Grand Theft Auto: Liberty City Stories (2005)

Seakan mengajak penggemar menapak tilas, GTA dirilis dengan petaLiberty City melalui konsol PlayStation Portable (PSP). Ceritanya disusun sebagai prekuel yang mengambil latar waktu sebelum peristiwa di GTA 3.
Narasi berfokus pada dinamika internal keluarga mafia Leone, memberikan sudut pandang cerita yang lebih segar. Menghadirkan pengalaman open-world 3D game ke dalam perangkat portabel.
Grand Theft Auto: Vice City Stories (2006)
Serupa dengan pola rilis Liberty City Stories, GTA kembali diluncurkan dengan menghadirkan pesona Vice City. Seri ini berperan sebagai prekuel, menyoroti perjalanan Victor Vance sebelum cerita utama di Vice City dimulai.

Fitur baru dikenalkan di mana pengguna dapat membangun kerajaan bisnis (empire building), gameplay yang sangat menarik di masa itu.
Grand Theft Auto IV (2008)

Memasuki era konsol HD dengan grafik yang jauh rebih realis. Rockstar mulai mengimplementasikan mesin game mereka sendiri bernama RAGE (Rockstar Advanced Game Engine).
Liberty City didesain ulang menjadi replika New York yang sangat padat, realistis, dan kelam. Dikombinasikan dengan narasi kehidupan pendatang Niko Bellic yang emosional. Seri ini jadi lebih realistis dari sisi karakter.
Grand Theft Auto IV: The Lost and Damned (2009)

Game ini dirilis dengan peta Liberty City, ekspansi cerita ini menyajikan atmosfer yang sama sekali berbeda. Pemain kini mengambil peran sebagai Johnny Klebitz, tokoh penting di dalam sebuah klub motor.
Fokus permainan langsung bergeser pada dinamika geng motor. Pemain diperkenalkan pada formasi konvoi berkendara dan persenjataan baru yang menambah intensitas aksi.
Grand Theft Auto V (2013)
Game ini bisa dibilang sebagai mahakarya Rockstar. Kembali menggunakan map Los Santos dengan inovasi baru yang membuat gamer dapat bertukar kontrol antara tiga karakter secara real-time.

Perpaduan antara peta dunia yang masif, detail interaksi yang luar biasa, dan mode online membuat seri ini sangat fenomenal. Kesuksesannya terbukti dari rekor penjualan yang menembus ratusan juta kopi di seluruh dunia.
Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition


Sambil mematangkan proyek generasi beriktunya, Rockstar mengajak penggemar merayakan sejarah lewat edisi remaster. Rilisan ini memoles ulang tiga game era 3D klasik yaitu GTA 3, Vice City, dan San Andreas.
Game ini memiliki pembaruan lighting yang lebih baik dan adaptasi kontrol permainan modern. Rilisan ini menjadi jembatan nostalgia yang pas bagi pemain veteran maupun generasi baru.
Grand Theft Auto VI

Ini yang sedang ditunggu-tunggu. Tanggal rilis game ini akhirnya menemukan titik kejelasan. GTA VI bersiap membawa pemain kembali ke nuansa pesisir Vice City yang terinspirasi dari kota Miami. Game ini, dilihat dari trailer-nya, menjanjikan detail grafis mutakhir yang memaksimalkan potensi konsol generasi terbaru.
Kombinasi estetika retro dan kehadiran duo protagonis Lucia dan Jason, serta kepastian tanggal peluncuran pada 19 November 2026 membuat berita ini jadi pembicaraan hangat di media sosial.
Sudah tidak sabar menantikan game ini? Game ini sudah bisa dipesan mulai 25 Juni 2026.



