Close

Logo Baru Bank Jago: Integrasi Sempurna Ikon dalam Wordmark

avatar Tidak diketahui
Logo Bank Jago

TL;DR: Ringkasan

  • Logo baru Bank Jago menggabungkan ikon ke dalam teks, menghilangkan repetisi visual sehingga terlihat lebih menyatu.
  • Penyegaran identitas ini murni perubahan visual tanpa mengubah nama maupun status hukum perseroan.
  • Logo baru ini baru dirancang agar lebih adaptif dan fungsional di berbagai platform digital.

PT Bank Jago Tbk (IDX: ARTO) resmi meluncurkan identitas visual dan logo baru pada 11 Juni 2026. Mengutip rilis terbaru bertajuk Say Yellow to the Next Chapter of Jago!, wajah baru ini dirancang agar tampil lebih simpel, terstruktur, dan adaptif dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang semakin relevan, seamless, dan berorientasi pada kehidupan nasabah.

Update identitas baru ini dilakukan saat Bank Jago berada dalam momentum positif, termasuk setelah kembali masuk dalam daftar World’s Best Banks versi Forbes 2025 untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Perubahan Logo dan Filosofi

Logo terbaru Bank Jago tidak lagi memisahkan antara logogram (simbol) dan logotype (teks), tetapi menggabungkan keduanya sebagai satu lambang. Penggabungan ini menghilangkan repetisi visual dari ikon yang berbentuk J (dengan tiga titik) ketika bersebelahan dengan logotype Jago.

Penggabungan ikon tersebut ke dalam wordmark dieksekusi dengan baik sehingga tetap ikonik tanpa mengorbankan keterbacaan. Sementara ketika ikon J dipisahkan sebagai ikon aplikasi atau favicon website, ia masih dapat berfungsi dan dikenali dengan baik.

Identitas visual ini menggunakan versi modifikasi dari font Cera Rounded Pro dari TypeMates, menghasilkan sebuah typeface modern tapi tetap terasa fun.

Logo Jago ini menyimpan makna filosofis berlapis: elemen 3 lingkaran melambangkan komunitas, sementara bentuk huruf ‘J’ bukan hanya mewakili inisial ‘Jago’, tetapi juga melambangkan tunas yang sedang tumbuh. Pihak Bank Jago menyebut perubahan logo ini murni refresh identitas visual dan sama sekali tidak mengubah identitas, nama, kegiatan usaha, atau status hukum perseroan.

Logo baru ini memang terasa lebih adaptif terhadap perkembangan digital, menampilkan kebaruan tanpa mengubah identitas yang telah dikenali, sehingga tidak memerlukan upaya rebranding. Ini adalah contoh kuat dari logo bertipe wordmark dengan simbol yang terintegrasi, karena berhasil menghilangkan redundansi visual tanpa kehilangan fungsi ikonnya sebagai identitas mandiri.

Sumber: Bank Jago

avatar Tidak diketahui

Desainer yang tinggal di Jakarta, berpengalaman lebih dari 14 tahun di tingkat nasional dan regional. Spesialisasi keahliannya mencakup perancangan identitas merek, desain logo, serta visualisasi data dan infografik. Sepanjang kariernya, ia terbiasa menerjemahkan isu dan data yang kompleks menjadi narasi visual yang fungsional, berpengalaman mengelola strategi visual untuk komunikasi publik.

Eksplorasi konten lain dari VIZ Magazine

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

scroll to top